Summary
Kerajaan runtuh, keluarga kerajaan terbantai, dan sang pangeran ketiga mati tanpa sempat mengubah apa pun. Namun takdir memberinya kesempatan kedua. Pangeran Ketiga dari kerajaan yang telah jatuh terbangun kembali di masa lalu, tepat sebelum kehancuran itu terjadi.
Berbeda dari kehidupan sebelumnya yang lemah dan diabaikan, kali ini ia membawa ingatan penuh tentang pengkhianatan bangsawan, strategi perang yang gagal, serta musuh sejati yang bersembunyi di balik senyum manis. Dengan kecerdasan, kesabaran, dan tekad baja, ia mulai membangun kekuatan dari bayang-bayang.
Tanpa ambisi menjadi raja, satu tujuannya jelas—mencegah kehancuran kerajaan dan membalas mereka yang menghancurkannya. Dalam permainan kekuasaan dan darah, satu langkah salah bisa mengulang kehancuran yang sama.